Minggu, 14 Agustus 2016

Rupiah Dibuka Terdepresiasi

Rupiah Dibuka Terdepresiasi - Nilai ganti rupiah pada dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini di buka melemah atau terdepresiasi waktu USD melesat terimbas data positif data ketenagakerjaan AS. Sesaat Poundsterling condong stabil saat Bank Sentral Inggris diinginkan memotong suku bunga referensi kurun waktu dekat.

Berdasar pada kurs rujukan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi di buka anjlok ke level Rp13. 138/USD. Posisi ini terdaftar tak tambah baik dari posisi terlebih dulu di level Rp13. 114/USD.

Sesaat menurut data Bloomberg, rupiah memulai hari ini di posisi Rp13. 159/USD dengan kisaran harian Rp13. 127-Rp13. 159/USD. Posisi ini memerlihatkan rupiah pelemahan di banding penutupan tempo hari di level Rp13. 121/USD.

Di segi lain posisi rupiah pada USD berdasar pada data Yahoo Finance malah di buka lebih baik pada level Rp13. 115/USD di banding penutupan tempo hari di posisi Rp13. 125/USD. Pagi ini rupiah menurut data Yahoo Finance bergerak dengan kisaran harian Rp13. 109-Rp13. 139/USD.

Menurut data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah juga terdaftar masihlah tertekan ke posisi Rp13. 144/USD. Posisi ini tampak rupiah makin berkurang dibanding terlebih dulu Rp13. 115/USD.

Ditulis Reuters, Kamis (4/8/2016) USD berdiri lebih tinggi pada awal perdagangan Asia, terdorong data positif pekerjaan AS. Sesaat pounds tetaplah bertahan waktu investor masihlah menunggu langkah Bank of England berkaitan pemotongan suku bunga referensi.

Indeks USD yang ada dijalur greenback pada enam mata duit paling utama tampak mendatar di posisi 95. 553 atau lebih tinggi diatas hasil jelek enam minggu terlebih dulu. USD juga bertambah waktu melawan yen di level 101. 30, sedang euro stabil pada posisi USD1. 1150.

Poundsterling terdaftar juga stabil pada USD pada level 1. 3325 waktu investor menunggu kebijakan Bank of England. Terlebih dulu mengedar wacana pemotongan suku bunga referensi untuk mendongkrak ekonomi sesudah Brexit.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar